7 Masalah Ini Paling Sering Bikin Pasangan Bertengkar



Jakarta - Pertengkaran adalah suatu hal yang tak mungkin terelakkan dalam setiap hubungan asmara. Bertengkar dengan kekasih sangat wajar. Yang jadi persoalan, bagaimana Anda dan si dia bisa menghadapi agar tidak terus berlarut-larut.

Seperti dilansir All Women Stalk, ini dia tujuh masalah yang paling sering membuat pasangan kekasih bertengkar, dan bagaimana cara menyikapinya.

1. Uang
Bertengkar karena uang tidak hanya dialami mereka yang sudah menikah. Saat masih berpacaran, pasangan pun bisa mendebatkan masalah uang. Misalnya, pria komplain tentang kebiasaan wanita menghabiskan uang belanja, menanyakan gaji di tempat pasangan bekerja atau berapa jumlah uang simpanan di rekening kekasihnya. Uang merupakan masalah yang sensitif untuk dibicarakan pasangan kekasih, jadi sebaiknya tidak perlu membicarakannya kecuali Anda dan si dia sudah berniat menikah.

2. Cemburu
Bukan hal yang mengherankan memang, tapi cemburu merupakan salah satu penyebab utama pasangan bertengkar. Saat mendapati kekasih jalan dengan wanita lain atau bersikap manis dengan teman wanitanya, pasti akan ada rasa kesal. Begitupun sebaliknya, si dia juga akan cemburu jika melihat Anda berkumpul bersama teman-teman pria. Cemburu sangat wajar dalam percintaan, namun jangan sampai berkembang jadi cemburu buta yang bisa merusak hubungan asmara.

3. Perbedaan Pendapat
Terkadang jika terlalu lama menjalin hubungan, Anda akan menyadari bahwa ada ketidakcocokan antara kalian berdua. Baik itu soal perbedaan hobi, dunia kerja, pertemanan maupun gaya hidup. Jalinan asmara memang bisa menyatukan berbagai perbedaan, tapi jika itu menyebabkan Anda dan si dia bertengkar terus menerus, sebaiknya mulai berpikir untuk mengevaluasi kembali hubungan yang sedang dijalani.

4. Prioritas
Prioritas seringkali menimbulkan konflik antara pasangan, jika apa yang diutamakan Anda dan si dia berbeda. Dia memprioritaskan hubungan, sementara Anda menganggap pekerjaan lebih penting. Kekasih sangat mementingkan keluarganya, sedangkan Anda ingin mendapat perhatian lebih dari apapun. Jika ingin hubungan langgeng, sebaiknya sepakati dahulu hal apa yang paling utama bagi Anda berdua.

5. Masa Lalu
Setiap orang pasti merasa tidak nyaman jika hubungan masa lalunya selalu diungkit-ungkit, apalagi orang yang mengungkitnya adalah pasangan di masa sekarang. Pertengkaran yang kerap terjadi, biasanya disebabkan salah seorang membandingkan kekasih dengan mantannya, atau dia terus menerus bertanya tentang hubungan masa lalu. Bak sebuah spion, masa lalu sebaiknya hanya dilihat sesekali ke belakang sebagai refleksi untuk melangkah lebih baik ke depannya.

6. Stres
Siapa orang di dunia ini yang tidak pernah mengalami stres? Gangguan kejiwaan ini pun bisa menyebabkan sepasang kekasih bertengkar. Seringkali seseorang terkena lampiasan amarah karena kekasihnya mendapat tekanan di kantor atau punya masalah keluarga. Jika stres mendera, lebih baik minta pada kekasih Anda untuk tidak bertemu dulu sementara waktu sampai pikiran jernih, sehingga masalah kantor tak sampai mengganggu hubungan asmara.

7. Pergi Keluar
Pemicu pertengkaran yang sering terjadi adalah pergi keluar. Kekasih ingin mengajak Anda pergi bersama teman-temannya, Anda menolak, tapi ternyata dia tetap pergi. Tahu kekasih tetap bisa pergi bersenang-senang tanpa Anda, bisa menimbulkan perasaan kesal dan tak dipedulikan. Tak ada salahnya menemani kekasih untuk kumpul dengan teman-temannya. Anda pun bisa menjalin pertemanan lebih banyak lagi.

(hst/hst)

Install Aplikasi "Wolipop" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini. Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Artikel Lengkap

[Read More...]


9 Tips Membicarakan Masalah Seks Dengan Suami



Jakarta - Seks seringkali menjadi permasalahan bagi pasangan menikah. Misalnya, sepasang suami istri kerapkali bingung menghadapi berkurangnya intensitas dan frekuensi bercinta ketika menjalani kehidupan berumah tangga.

Menurut Kimberly A. Sharky, seorang pakar seks di Chicago, menjelaskan bahwa hal tersebut sering terjadi dan bisa terselesaikan dengan baik asalkan pasangan itu mau saling berkomunikasi. Dalam membicarakan masalah seks ini, tentu juga ada caranya. Berikut sembilan cara membicarakan seks pada pasangan.

1. Jangan Membicarakannya Di Tempat Tidur
Tempat tidur adalah tempat untuk melepaskan kepenatan. Jangan bicarakan masalah dan keluhan Anda di tempat tidur, terutama saat akan atau setelah bercinta. Sebaiknya, bicarakan masalah tersebut saat Anda berdua sedang bersantai. Jika Anda berbicara di tempat umum, pastikan orang lain tidak bisa mendengarkan pembicaraan.

2. Rencanakan Waktu Diskusi Anda
Ada beberapa hal yang dapat dikatakan secara spontan. Tapi untuk hal yang lebih serius sebaiknya rencanakan terlebih dahulu kapan Anda bisa membicarakan hal tersebut dengan suami. Jika tanpa persiapan, bisa saja suami Anda bersikap defensif. Sebaliknya, jika Anda dan dia sudah merencanakan untuk membicarakan masalah itu, kedua belah pihak pasti sudah menyiapkan apa yang ingin dikatakan.

3. Mengingat Kenangan Masa Lalu
Menurut Sharky, bernostalgia tentang betapa hebatnya aktivitas bercinta Anda di awal-awal hubungan dapat membawa Anda ke suatu pembicaraan tentang masalah seks. Anda dapat mengawalinya dengan kalimat, 'Aku ingat saat kamu dulu menciumku berjam-jam, rasanya menyenangkan' atau 'Aku suka saat kamu memelukku dari belakang, membuat aku merasa diinginkan.'

4. Katakan Apa yang Anda Inginkan
Mungkin terdegar agak klise, tapi sebagian pria tidak tahu bagaimana cara menstimulus pasangan. Tapi sadarilah bahwa hal tersebut memang benar, bahwa ada banyak pria yang bingung karena tidak tahu bagaimana menyenangkan pasangannya. Setelah memiliki Anak atau dengan bertambahnya usia seseorang, spot-spot tertentu mungkin sudah kebal terhadap rangsangan. Sebaiknya Anda mengatakan kepada suami apa yang diinginkan agar mendapatkan kepuasan. Begitu saran dari Tod Creager, seorang terapis dari Los Angeles yang menulis buku 'The Long Hot Marriage'.

5. Jangan Memaki atau Meremehkan
Menurut Creager, walaupun Anda kurang puas dengan aksi ranjang suami, jangan pernah memakinya karena hal tersebut. Tanamkan pada diri bahwa Anda bisa menerima hal tersebut, dan berpura-puralah memasang ekspresi bahagia. Namun Anda harus tetap membicarakan masalah itu dan jangan memulainya dengan kata-kata kasar. Cobalah untuk mengatakan hal seperti ini 'Aku tahu kamu ingin memuaskanku, aku juga ingin kamu menikmati saat-saat kita bercinta. Mari kita bicarakan bagaimana agar kita bisa lebih puas.'

6. Gantilah Sudut Pandang Pembicaraan Anda
Sudut pandang pembicaraan ini adalah tentang Anda. Creager menyarankan untuk mengganti beberapa kalimat seperti 'Ini bukan tentang kamu yang tidak bisa memuaskan aku, tapi tentang apa yang sebenarnya aku inginkan.' Atau bisa juga mengganti kalimat 'foreplay kamu kurang lama' menjadi 'aku ingin disentuh dan dibelai lebih sering sebelum melakukannya.'

7. Ekspresi Non-verbal
Mungkin selama ini Anda tidak menunjukkan kata-kata yang menyakitkan tentang masalah yang sedang Anda hadapi. Namun jangan lupakan ekspresi non verbal. Bisa saja ekspresi, bahasa tubuh, dan nada suara menunjukkan bahwa Anda sedang putus asa dan emosi menghadapi masalah tersebut. Jadi ketika berdiskusi dengan pasangan, sebaiknya tarik napas dalam-dalam dan biarkan diri untuk tetap tenang.

8. Mencari Jalan Tengah
Anda memiliki beberapa solusi, namun tidak ada salahnya Anda juga terbuka terhadap ide-ide dari suami. Brainstorming bertujuan untuk mencari jalan tengah masalah, jadi terbukalah dengan preferensi darinya. Menurut Sharky, terapis seks memang bisa memberikan solusi untuk masalah Anda, tapi pada beberapa pasangan, mereka cukup mencari buku atau video untuk meningkatkan kehidupan seksnya.

9. Bukan Hanya Satu Kali Diskusi
Perlu diingat, bahwa diskusi tentang masalah seks antara Anda dengan pasangan bukanlah diskusi yang dilakukan hanya sekali. Ini adalah diskusi yang terus berlangsung. Beberapa pasangan, teratur menjadwalkan sebuah diskusi untuk membahas tentang keuangan maupun perkembangan anak, kenapa Anda tidak menambahkan masalah ini dalam diskusi tersebut?

(eya/eya)

Install Aplikasi "Wolipop" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini. Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : Tutup

You are redirected to Facebook

loading Sending your message

You are redirected to Lintas Berita

loading Sending your message

Post this to your WordPress blog:


loading Sending your message

Post this to your Blogger blog:


loading Sending your message

loading Sending your message

Share to your Yahoo Mail contacts


loading Sending your message

loading Sending your message

Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


loading Sending your message

Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


loading Sending your message

Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts


loading Sending your message


Artikel Lengkap

[Read More...]


 

Categories

Recent Comments

Popular Posts

Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors